WNI Perlu Pengetahuan Maupun Regulasi Dengan Lebih Rasional dan Beretika

Negaraonline.com, Asahan – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sori Muda Siregar mengatakan saat ini bangsa Indonesia mengharapkan bangsa yang demokratis, namun kenyataanya hingga saat ini secara kualitatif bangsa ini belum demokratis. Hal tersebut disebabkan kurangnya pendidikan politik kepada masyarakat.

Hal itu dikatakan Sori Muda Siregar saat menggelar Pembinaan Politik Bagi Masyarakat tahun 2018, Kamis 20 Desember 2018 di aula Bakesbang Kisaran. Tampak Hadir dalam acaraitu, Kaban Kesbang Pol, peserta yang diikuti oleh 45 orang ASN dari lingkungan Pemkab Asahan, dengan pemateri dari Panwaslih Kabupaten Asahan, Halimatussakdiah SH dan Ketua KPU Asahan, Hidayat SP.

Menurut Sori Muda, pemberdayaan masyarakat bukan hanya bermakna mengembangkan potensi tetapi juga meningkatkan partisipasi dan kemampuan sehat dan beretika. Pendidikan politik mewujudkan peran politik masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju terwujudnya tatanan masyarakat madani yang demokratis dan berkeadilan.

“Pendidikan politik merupakan pengembangan kesadaran generasi terhadap problematika kekuasaan dan kemampuan partisipasi dalam kehidupan politik,” kata Sori Muda.

Melalui pendidikan politik ini, sambungnya, diharapkan masyarakat mampu berperan aktif dalam perpolitikan sehingga mendapatkan pengetahuan maupun regulasinya dengan lebih rasional dan beretika dalam menyikapi fenomena demokrasi politik.

“Melalui acara ini, semoga dapat memberikan pemahaman yang luas kepada masyarakat tentang politik serta mampu memberikan proses pembelajaran kepada masyarakat tentang hakikat sebuah negara demokrasi,” tukas Sori muda.(FR)

Tinggalkan Balasan